Ingin pasang iklan di slide 3

hubungi 0812 98765 212 / Admin - Ron1st.blogspot.com

Ingin pasang iklan di slide 4

hubungi 0812 98765 212 / Admin - Ron1st.blogspot.com

Ingin pasang iklan di slide 5

hubungi 0812 98765 212 / Admin - Ron1st.blogspot.com

Showing posts with label Berita Samarinda. Show all posts
Showing posts with label Berita Samarinda. Show all posts

Tuesday, March 18, 2014

Lambang Kota Samarinda

1 .Perisai
 
Menggambarkan masyarakat Samarinda mampu mempertahankan diri dari segala tantangan, ancaman, hambatan dan gangguan dari dalam maupun dari luar. 


2 .Warna Dasar Hijau Tua
Lambang kesuburan dan kemakmuran kota Samarinda.
 
 
3 .Tulisan Kota Samarinda Berwarna Hitam
Cermin Kewibawaan dan Keadilan sesuai dengan harapan masyarakat.
 
 
4 .Dua Ekor Pesut
Koordinasi dan kerjasama yang dinamis antara eksekutif dan legislatif dalam melaksanakan pembangunan.
 
 
5 .Bintang Bersudut Lima
Keagungan, kebesaran, religius dan bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa.
 
 
6 .Jaring Samarinda
Watak dan keperibadian masyarakat Samarinda yang berani dalam membela kebenaran, keadilan, keuletan dan kegigihan.
 
 
7 .Butir Padi Sebanyak Dua Puluh Satu
Kemakmuran pangan dan tanggal Hari Jadi Kota Samarinda 21 Januari 1968.
 
 
8 .Tujuh Buah Kapas Yang Mekar Putih
Melambangkan tujuh fungsi dan peranan.
 
 
9 .Perahu Dengan Warna Kuning
Generasi mendatang menuju masyarakat adil dan makmur.
 

10 .Jembatan Mahakam
Mempererat Kesatuan dan Persatuan Bangsa.
 
 
11 .Tiga Buah Arus Sungai Mahakam
Suasana Kota Samarinda tentram, tertib dan aman.
 

12 .Papan Bertulis "TEPIAN"
Pusat Industri Kayu dengan semboyan Kota yang Teduh, Rapi, Aman dan Nyaman.



Terima kasih Semoga Bermanfaat salam ron1st

Transportasi Di Samarinda

Air

 
Jembatan Mahakam difoto dari atas kota.
Sebagai kota yang dibelah Sungai Mahakam, Samarinda memiliki transportasi air tradisional sejak dahulu, yakni Tambangan dan Ketinting. Tambangan biasa digunakan sebagai alat transportasi menyeberang sungai dari daerah Samarinda Seberang ke kawasan Pasar Pagi. Ketinting menjadi moda transportasi sungai utama untuk menyeberangi sungai maupun menuju wilayah tertentu yang hanya bisa dinaiki oleh manusia dan barang. Sedangkan untuk mengangkut kendaraan, kapal feri sempat beroperasi menyeberangi sungai dari pelabuhan Harapan Baru, Samarinda Seberang ke pelabuhan Samarinda Kota. Namun, sejak pembangunan dan beroperasinya Jembatan Mahakam pada tahun 1987, tambangan dan ketinting mulai berkurang penumpangnya meski tak signifikan. Tetapi, yang paling merasakan kerugian adalah kapal feri hingga akhirnya pelayaran ditutup.
Sejak didirikannya transportasi utama Samarinda melalui Sungai Mahakam yang membelahnya di tengah-tengah, pada tahun 1987 baru dibangun Jembatan Mahakam yang menghubungkan Samarinda kota dengan Samarinda Seberang. Selain itu sudah dibangun dan diresmikan pada 2009 Jembatan Mahakam Ulu dan Jembatan Mahkota II (dalam tahap konstruksi).
Terdapat pelabuhan peti kemas yang berada di Jalan Yos Sudarso dan sekarang sedang dibangun pelabuhan baru yang terletak di kecamatan Palaran untuk menggantikan pelabuhan yang sekarang sudah tidak sesuai dengan kondisi kota. Pada tanggal 26 Mei 2010, pelabuhan baru tersebut selesai dibangun dan diresmikan dengan nama TPK Palaran dan saat ini dalam tahap uji coba.

Darat

Terdapat jalan darat yang menghubungkan kota Samarinda dengan Balikpapan ke selatan, kemudian Bontang dan Sangatta ke utara, jalan baru ke Tenggarong di arah barat laut serta ke Sanga-Sanga, Kutai Kartanegara melalui jalan tenggara yang tembus sampai ke Muara Jawa, Samboja dan Balikpapan.
Terdapat 3 terminal perhubungan darat yang menghubungkan kota Samarinda dengan daerah-daerah lain di Kalimantan, antara lain Terminal Sungai Kunjang, Terminal Lempake dan Terminal Samarinda Seberang.
Saat ini sedang dibangun jalan bebas hambatan sejenis jalan tol, yaitu freeway yang menghubungkan Samarinda dengan Balikpapan dengan waktu tempuh 1 jam.

Udara

Bandar Udara Temindung (kode SRI) merupakan bandar udara yang menghubungkan Samarinda dengan kota-kota di pedalaman serta Balikpapan. Saat ini sedang dibangun Bandar Udara Sungai Siring yang nantinya dapat didarati oleh pesawat yang lebih besar.
Terima kasih Semoga Bermanfaat salam ron1st

Pusat Perbelanjaan Di Samarinda

Plaza dan Mal

Pusat perbelanjaan modern yang ada di kota ini antara lain:
  • Mal Mesra Indah, yang merupakan mal pertama di kota Samarinda.
  • Mal Lembuswana, mal ini terletak di pusat kota Samarinda. Mal ini merupakan mal terluas di Samarinda yang ditandai dengan adanya parkir yang cukup memadai.
  • Samarinda Central Plaza, merupakan mal ketiga yang dibangun di kota Samarinda sekitar tahun 1998. Mal ini terletak di Jl.Pulau Irian.
  • Plaza Mulia, merupakan mal keempat yang dibangun dan dibuka pada pertengahan September 2009. Mal ini berlokasi di Jl.Bhayangkara.
  • Samarinda Square (SS), mal kelima di Samarinda dan telah dibuka pada 12 Agustus 2010. Mal ini berlokasi di Jl.Muhammad Yamin, Gunung Kelua
Sedang dibangun
Pusat perbelanjaan modern yang sedang dibangun adalah: Samarinda Global City berlokasi di dekat Jembatan Mahakam
Pertokoan
Pusat pertokoan yang ada di kota ini antara lain:
  • Citra Niaga yang merupakan taman hiburan rakyat pertama yang berdiri di kota Samarinda, Citra Niaga memenangkan Penghargaan Aga Khan untuk Arsitektur karena rancangannya yang menyatukan antara fungsi untuk menampung pedagang kaki-lima (makanan, kerajinan, dll) dengan konsep terbuka serta pedagang menengah dengan konsep ruko yang saling mendukung. Bersama-sama dengan pemerintah daerah dan konsultan penggabungan ini berhasil dalam mendatangkan pengunjung dan konsep pemeliharaan lingkungan yang mandiri.
  • Mahakam Square
 Pasar





Bagian depan Pasar Pagi di Jalan Jenderal Sudirman.
Berbagai pasar tradisional juga masih ada yang bertahan di kota Samarinda hingga saat ini, di antaranya adalah:
  • Pasar Pagi, merupakan pasar tertua di Kota Samarinda. Pasar ini awalnya dibangun di pinggir sungai Mahakam. Namun seiring dengan perkembangan kota, maka pasar dipindahkan agak menjauh dari tepi sungai karena tepi sungai dibuat jalan.
  • Pasar Segiri, merupakan pasar terbesar/pasar induk di kota Samarinda. Pasar Segiri mengalami kebakaran pada tahun 2009 dan sedang dibangun kembali dengan konsep pasar tradisional yang modern.
  • Pasar Rahmat, terletak di Jl. Lambung Mangkurat, Pelita.
  • Pasar Kedondong, terletak di Jl. Ulin, Karang Asam Ilir.
  • Pasar Kemuning, terletak di Loa Bakung.
  • Pasar Sei Dama, terletak di Jl. Otto Iskandardinata.
  • Pasar Harapan Baru, terletak di Jl. Kurnia Makmur, Harapan Baru. Pasar ini pernah terbakar hebat pada tahun 2003 sehingga seluruh pasar dan sebagian rumah warga hangus. Pasar ini kembali dibangun beberapa bulan kemudian dan Jl. Kurnia Makmur dibuat menjadi dua jalur untuk mencegah kebakaran lagi yang meluas karena sebelumnya Jl. Kurnia Makmur terbilang sempit sehingga api yang berada di pasar sebelah kiri pasar dapat menyambar ke bagian pasar sebelah kanan.
  • Palaran Trade Centre (PTC), pasar dengan konsep modern pertama di Samarinda. Pasar ini diresmikan pada tanggal 15 Mei 2010

Terima kasih Semoga Bermanfaat salam Ron1st

Thursday, March 13, 2014

Buah Elai dan Durian di Samarinda

di tepian mahakam banyak sekali pedagang... mulai dari warung-warung cangkruk, tempat mainan anak-anak, penjual telor penyu yang sekarang mulai berkurang karena populasi penyu yang makin berkurang, penjual durian dan lai (buah khas kalimantan, semacam durian juga), penjual helm dan lain-lain, Tapi paling banyak seh buah durian bahkan sekarang ada Roti durian... kalian pasti udah tau tentang durian, tp kalau elai pasti jarang ada yang tau melainkan warga samarinda saja.. berikut penampakan nya buah Elai beserta pedagang nya
Pedagang LAI dan Durian

ini loh yang dinamakan buah Elai






rasa lai tidak semanis durian, buahnya kering namun warna kuningnya akan membekas di gigi, lucu sekali kayaknya ya kalau abis makan lai terus kita kondangan. kuning kuning dan jangan coba coba senyum ... hehe

Terima kasih Semoga Bermanfaat salam ron1st

Makanan Khas Samarinda

Makanan Khas Samarinda

1. Amplang

Amplang ini sejenis kerupuk yang berbentuk kotak atau lonjong, kebanyakan sih berbentuk lonjong pendek sebesar jari tangan, jadi pas untuk satu suapan. Yah, mirip mirip ama kerupuk ikan tenggiri deh.


Amplang ini terbuat dari Tepung Tapioka, rempah rempah/bumbu dan ikan. Rasanya asin gurih dan tentunya kriuk kriuk renyah, bisa dimakan langsung ataupun untuk Lauk nasi.
 
2. Gula Galit

Gula Gait adalah makanan khas Samarinda yang terbuat dari Gulan Aren dan Gula putih semacam karamel dan di bentuk serupa kayu. Tapi rasanya menggoda di lidah karena manisnyanya yang sangat legit.


Rasanya juga nggak terkalahkan dengan gulali loh. Yang mau coba silakan mencoba makanan khas kalimantan ini. Rasanya TOP BEDA dah dengan cemilan yang kita makan sehari-hari.
 
3. Lempok Durian

Lempok adalah dodol yang dikenal di daerah lain. Kata lempok selalu diasumsikan sebagai dodol durian, karena lempok hampir tidak dikenal dibuat dengan bahan utama lain selain durian. Jika anda berkunjung ke Samarinda, saya rasa ini adalah salah satu makanan yang harus anda beli

 
4. Keminting

makanan khas samarinda ini adalah sejenis kue kering yang bentuknya unik dan imut seperti buah kemiri, makanya disebut Keminting.
Dibuat dari bahan dasar tepung terigu dengan tekstur yang nampak keras diluar namun renyah ketika digigit. Meskipun tidak sepopuler amplang atau lempok tapiasanya yang enak membuat kue ini banyak dicari sebagai oleh – oleh dari Samarinda.

Nah, itulah 4 Makanan Khas yang berasal dari Samarinda, Jika anda berkunjung ke Samarinda tetapi tidak mencicipi salah satunya, mungkin rugi bagi anda yang hobby berkulinerria. Semoga artikel ini bermanfaat untuk teman teman yang sedang mencari Refrensi tentang Makanan Khas Samarinda kalo ada yang mau tambahkan silahkan komen

Terima kasih Semoga Bermanfaat salam ron1st

Wisata Air Terjun Pinang Seribu Samarinda

Air Terjun Pinang Seribu, merupakan Objek Wisata Alam di Samarinda yang baru saja ramai dan masih jarang dikunjungi oleh wisatawan baik lokal maupun wisatawan asing. Letaknya di kawasan Bengkuring, kelurahan Sempaja Utara, Samarinda. Tidak jauh namun cukup sulit mencapainya karena jalan masuk yang kurang baik.  
Untuk masuk ke daerah wisata ini dikenakan biaya masuk sebagai berikut. Tiket Masuk @ Rp 5.000,-  Parkir Roda 2 @ Rp 1.000,- Parkir Roda 4 @ Rp 3.000,- Tiket Sepeda Air @ Rp 15.000,- Mancing Sepuasnya @ Rp 10.000,-
Berikut Potret di kawasan Air Terjun Pinang Seribu.



Terima kasih Semoga Bermanfaat salam ron1st

Tuesday, March 11, 2014

Piknik ke Samarinda Seberang

Samarinda Seberang merupakan titik awal berdirinya Kota Samarinda. Sejarah terbentuknya Samarinda Seberang sendiri dimulai sekitar Tahun 1667. Saat itu sebagian orang-orang Bugis Wajo dari Kerajaan Gowa (Sulawesi Selatan) meminta suaka kepada Sultan Kutai. Mereka kemudian diberikan kesempatan oleh Sultan Kutai untuk membuka perkampungan di suatu Tanah Rendah.

Rombongan orang-orang Bugis Wajo ini dipimpin oleh Poea Adi. Sebagai imbalannya, perkampungan yang terbentuk juga dimaksudkan sebagi pertahanan dari serangan musuh. Sultan Kutai yang bijak memberi nama perkampungan ini “Sama Rendah”, yang dimaksudkan bahwa setiap penduduk baik asli maupun pendatang berderajat sama. Tak ada perbedaan antara suku Bugis, Kutai, Banjar dan suku lainnya. Diperkirakan pelafalan Sama Rendah ini lama-kelamaan berubah menjadi Samarinda.

Banyaknya orang Bugis yang masuk ke daerah Kerajaan Kutai ini diperkirakan juga merupakan proses syiar Islam yang dibawa oleh para pedagang muslim dari Sulawesi Selatan.

Masjid Shirathal Mustaqiem

Pada tahun 1881 didirikanlah Masjid Shirathal Mustaqiem oleh Sayyid Abdurrahman Bin Muhammad Assegaf atau dikenal juga dengan nama Pangeran Bendahara. Kini masjid yang berada di Samarinda Seberang ini menjadi salah satu icon Kota Samarinda karena merupakan masjid tertua sekaligus berlatar belakang sejarah berdirinya Kota Samarinda. Masjid yang terbuat dari kayu ulin ini tak banyak berubah sejak awal didirikannya. Empat buah tiang penyangganya terbuat dari kayu ulin utuh dan mimbarnyapun terbuat dari kayu ulin dengan ukiran yang indah.

Bagian dalam Masjid Shirathal Mustaqiem


Bagi pelancong yang mengunjungi Kota Samarinda, alangkah baiknya bila tidak melewatkan Kecamatan Samarinda Seberang. Dari pusat kota, Samarinda Seberang bisa dicapai dengan menyeberangi Sungai Mahakam melalui Jembatan Mahakam, kemudian belok kiri menyusuri Jl. Bung Tomo hingga Jl. Pangeran Bendahara, yang termasuk kedalam Kelurahan Baqa dan Kelurahan Masjid.

Apa saja yang dapat ditemui di Samarinda Seberang ini? Di Jl. Pangeran Bendahara kita bisa melihat Masjid Shirathal Mustaqiem . Selain itu terdapat pula sebuah rumah tua adat Bugis yang sekarang pengelolaannya telah diambil alih oleh Pemkot Samarinda.

Home Industry Sarung Samarinda

Karena sebagian besar penduduk Samarinda Seberang adalah bersuku Bugis, maka kebudayaan Bugis sangat terasa kental di daerah ini. Salah satu pengaruh Bugis yang telah dikenal luas adalah “Kerajinan Tenun Sarung Samarinda”. Pengrajin tenun sarung Samarinda yang bersuku Bugis, tersebar pada Kelurahan Baqa dan Masjid. Sarung Samarinda terbuat dari benang sutra yang berasal dari China yang kemudian diolah agar menjadi kuat. Benang tersebut kemudian ditenun dengan menggunakan alat tradidional yang disebut “gedokan” atau menggunakan alat tenun bukan mesin (ATBM). Satu buah sarung membutuhkan pengerjaan hingga selama sekitar 3 minggu.

Sarung Samarinda yang indah

Di sepanjang Jl. Pangeran Bendahara terdapat beberapa outlet yang menjual
Sarung Samarinda-enak dipandang nyaman dipakai
kerajinan Sarung Samarinda ini. Coraknya yang khas dan atraktif membuat sebagian orang memilih sarung ini sebagai cendera mata. Belakangan ini sarung Samarinda dibuat dari 3 macam benang, yaitu benang dari ulat sutra, benang dari sutra kembang dan yang terakhir adalah benang katun. Kisaran harga untuk sarung berbahan sutra adalah lebih dari Rp 200.000. Sedangkan bagi yang tidak menyukai sutra, dapat memilih sarung berbahan campuran katun, namun tetap dengan corak yang sama dan tentu saja harga yang lebih murah, yaitu sekitar Rp. 50.000, mungkin yang ini boleh dibilang tiruannya karena bagaimanapun yang namanya sarung Samarinda adalah yang berbahan dasar benang sutra dan dikerjakan oleh pengrajin sarung di daerah Samarinda Seberang.

Nah sahabat, jika anda sedang bepergian ke Samarinda atau Balikpapan jangan lupa membeli sarung Samarinda untuk oleh-oleh orangtua,kerabat,sahabat atau kekasih anda. Sarung Samarinda dengan bahan dan design yang berkualitas dan apik memang enak dipandang dan nyaman dipakai.
Terima kasih Semoga Bermanfaat